Tentang Saya
Dalam lanskap digital yang kian dinamis dan kompleks, di mana informasi mengalir deras dan inovasi teknologi seperti Kecerdasan Buatan (AI), Web3, serta aset digital sering menjadi sorotan perbincangan, kebutuhan akan kejelasan dan user experience yang intuitif menjadi krusial. Di tengah hiruk-pikuk ini, saya mengabdikan diri untuk mentransformasi kompleksitas tersebut menjadi kemudahan.
Saya, Wahib Irawan, seorang yang kesehariannya berkutat sebagai Perancang Antarmuka Pengguna (User Interface Designer). Namun, esensi pekerjaan saya dapat dianalogikan sebagai seorang penerjemah. Tugas saya bukanlah mengonversi bahasa verbal, melainkan mentransformasi kerumitan teknis dari Web3, SaaS, AI, hingga DeFi menjadi pengalaman visual yang mudah diakses dan dipahami manusia. Tujuan utama saya adalah memastikan pengguna dapat berinteraksi dengan aplikasi tanpa hambatan kognitif, sehingga tidak memerlukan upaya ekstra hanya untuk memahami fungsionalitasnya.
Perjalanan Profesional dengan Figma dan Filosofi Spurs
Selama lebih dari tiga tahun, saya telah mendalami ekosistem Figma, merancang solusi UI untuk berbagai startup global dari basis saya di Jawa Timur. Pengalaman ini mencakup pengembangan landing page untuk proyek kripto (yang fluktuasi pasarnya memerlukan adaptasi desain yang cermat) serta dashboard AI yang canggih. Meskipun sebagian pihak mungkin memandang desain UI/UX hanya sebatas penataan elemen visual, tantangan sebenarnya terletak pada bagaimana kita menginfus 'jiwa' ke dalam teknologi agar terasa personal dan responsif.
Pendekatan saya melampaui estetika semata; saya mengutamakan pengalaman dan 'rasa' pengguna. Ini mencakup pertanyaan mendasar: apakah tombol terasa responsif saat ditekan? Apakah transisi antar halaman memberikan sensasi mulus dan menyenangkan? Sementara beberapa desainer berfokus pada presisi grid hingga level mikroskopis, prioritas saya adalah mencegah frustrasi pengguna akibat proses loading data yang lambat atau tidak intuitif.
Dalam konteks kesabaran, barangkali inilah kekuatan utama yang saya miliki. Sebagai seorang suporter Tottenham Hotspur, saya belajar seni menghadapi ketidakpastian dan mengelola harapan yang kerap kali membutuhkan waktu. Filosofi ini, yakni ketahanan dalam menghadapi tantangan, sangat relevan dalam ranah profesional. Revisi dari klien, misalnya, saya tangani dengan pendekatan yang tenang dan konstruktif. Tenggat waktu yang ketat, namun, tetap saya kelola secara efektif, seringkali dengan metode kerja yang terstruktur dan fokus tinggi.
Spesialisasi dalam Domain Berteknologi Tinggi
Berbeda dengan jalur desain yang lebih konvensional seperti e-commerce atau aplikasi perbankan, saya memilih untuk mendalami domain yang lebih kompleks. Spesialisasi saya berpusat pada Web3, Blockchain, dan Kecerdasan Buatan (AI). Alasan di balik pilihan ini sederhana: pasar di sektor-sektor tersebut seringkali dicirikan oleh kompleksitas dan tantangan desain yang unik. Di sinilah kepuasan saya menemukan puncaknya, yakni ketika berhasil mengubah kekacauan menjadi sistem yang terstruktur dan mudah diakses.
Kepuasan profesional saya terletak pada kemampuan untuk mentransformasi antarmuka Decentralized App (DApp) yang seringkali terasa kaku, menjadi pengalaman yang mulus dan intuitif, sebanding dengan aplikasi digital yang paling mudah digunakan. Lebih dari 30 proyek telah saya tangani, mulai dari inisiatif white-label (bekerja secara strategis di balik layar) hingga kolaborasi terbuka yang dapat saya presentasikan melalui platform seperti Dribbble.
Saya memandang desain sebagai jembatan esensial. Ini adalah koneksi vital antara pengembang yang berinteraksi dengan logika pemrograman kompleks dan pengguna akhir yang hanya menginginkan fungsionalitas aplikasi berjalan lancar, tanpa hambatan berarti.
Wawasan dan Kemitraan Potensial
Melalui blog pribadi saya (wahib.web.id), saya rutin berbagi wawasan mengenai proses kreatif yang terkadang non-linear. Saya meyakini bahwa tantangan dan masalah, pada kenyataannya, seringkali menjadi katalisator bagi penemuan solusi dan ide-ide inovatif.
Oleh karena itu, apabila Anda mencari kolaborator yang mampu:
Menciptakan desain UI yang bersih namun tetap inovatif dan menarik.
Memiliki pemahaman mendalam tentang ekosistem Web3/AI, termasuk terminologi seperti "Gas Fee", tanpa memerlukan edukasi dasar.
Terlibat dalam diskusi yang konstruktif dan solutif, bebas dari jargon yang membingungkan.
Saya percaya kita dapat membentuk kemitraan yang produktif. Mari ciptakan sesuatu yang luar biasa; sebuah pengalaman yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga beresonansi secara emosional dengan pengguna. Dan perlu diingat, meskipun afiliasi saya dengan Tottenham Hotspur mengajarkan tentang ketahanan, dalam setiap proyek desain, saya selalu berkomitmen untuk memberikan solusi yang membawa klien menuju keberhasilan. Mari wujudkan potensi ini.
Hormat saya,
Wahib Irawan